Arrow

MENUJU RIAU 1//////////////////////////////

MENUJU RIAU 1//////////////////////////////


Pemilik PT MOS Menjadi Raja di Bumi Berazam

Posted by Unknown ~ on ~ 0 comments


Karimun,(Global)
Berkembang  pesatnya  perusahaan  yang  bergerak dibidang  Industri  Shipyard di Kabupaten  Karimun dan banyaknya kemudahan-kemudahan  yang  diberikan oleh Pemda menimbulkan masalah yang  cukup serius dan perlu penangan serius pula,  tanpa pengawasan dari  Pemerintah Daerah melalui  Instansi terkait terkesan tutup mata dan menutupkan telinga.

Seperti yang terjadi pada PT. Multy Ocean Shipyard  (MOS ) memiliki luas lahan 90 Hektar yang meliputi daratan dan pantai akhir-akhir ini gencar melakukan reklamasi pantai  hingga penimbunan laut.

Akibat reklamasi pantai berdampak pada  kerusakan  alam dan ekosistem  sebagai  penghuni  kawasan  tersebut  lenyapnya  pohon mangrove ( Bakau) yang selama ini setia menjaga pantai dari abrasi dan erosi.

PT. Multy Ocean Shipyard  yang berlokasi di Desa   Pangke, Kecamatan Meral Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau  yang hanya  memiliki  Izin  Study Kelayakan  Lingkungan  yang ditanda tangani oleh Bupati  Karimun   DR.H.NURDIN BASIRUN. S.Sos.M.Si.). Dan izin  Penanaman Modal Daerah   bermodalkan  dua izin tersebut  berlagak seperti  raja yang  menguasai  suatu wilayah, beranggapan bahwa  bumi  berazam  tidak bertuan .

Reklamasi  pantai dan penimbunan laut  oleh Pemilik Perusahaan dianggap tidak menimbulkan masalah karena  Pemdapun  tidak mau ambil pusing , sementara nasib nelayan kecil  yang keseharian mencari rezeki diwilayah  tersebut saat ini sudah tidak menentu. Banyak dampak yang ditimbulkan dari  reklamasi tersebut dimana wilayah tangkapan nelayan menjadi  di persempit, jangankan manusia  air pasang dan surut saja sudah kebingungan mencari celah  untuk lewat.

Pantauan wwww.riau-global.com dilapangan, Rabu (27/11) pukul 15.25 Wib, reklamasi pantai dan penimbunan laut  cukup jauh ketengah laut, sehingga  nelayan  dengan armada termasuk alat tangkap  sederhana  harus  jauh-jauh ketengah laut untuk mencari rezeki.  (Mas  )


Related Posts

No comments: