Arrow

MENUJU RIAU 1//////////////////////////////

MENUJU RIAU 1//////////////////////////////


You are browsing with label: Showing posts with label Kampar. Show all posts

Kampar,(Global)
 Bertempat di halaman SD Negeri 032 Kualu kecamataan Tambang Kabupaten Kampar, Senin (07/1) Kepala Desa Kualu, Drs.Abukari.MPd menyerahkan bantuan beasiswa prestasi kepada 60 (enam puluh) orang siswa sekolah yang berhasil meraih prestasi dalam pendidikan.

Hadir dalama kesempatan tersebut Kepala UPTD Dispora Tambang yang diwakili Pengawas Sekolah H.Amir SP.d, Perangkat Desa Kualu, Orangatua siswa dan seluruh majelis guru dan siswa SD Negeri 032 Kualu,

Menurut Abukari yang bertindak selaku inspektur upacara pada apel pagi, beasiswa yanag diserahakan kepada siswa yang berprestasi tersebut bertujuan untuk memotivasi siswa agar dapat meningkatkan dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi, karena siswa yang ada saat ini adalah calon pemimpin pada masa yang akan datang.

 “Pemberian beasiwa ini diharapkan dapat memacu semangat siswa dalam meraih prestasi baik dijalur akademik maupun non akademik, karena siswa yanag ada saat ini merupakan calon pemimpin masa depan, dan untuk itu dibutuhkan bimbingan serta kerjasama yang baik antara sekolah, orangtua,aparat pemerintah desa dan masayarakat untuk peduli dalam memajukan dunia pendidikan,” ungkap Kepala Desa Kualu Abukari.

Dikatakan Abukari lagi, pemberian beasiswa ini merupakan yang keempat kalinya dan dilakukan tiap tahun pada sekolah yanag ada di Desa Kualu. Lebih lanjut dikatakaannya, bahwa sumber dana beasiwa tersebut berasal dari pendapatan asli desa yaitu berupa pendapatan dari sumbangan warga desa yang mengurus surat menyurat dikantor desa , dan dikumpulkan rupiah-demi rupiah, dan untuk tahun ini berhasil dikumpulkan dana beasiswa sebesar Rp.6 juta rupiah.

 Sementara itu Kepala UPTD Dispora Kecamatan Tambang yang diwakili oleh H.Amir SPd mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Kepala Desa Kualu trsebut merupakan sebuah bentuk tindakan nyata dan kepedulian dari aparat pemerintah desa terhadap perkembangan sekolah yang ada diwilayahnya.

Dikatakan H.Amir pemberian beasiwa merupakan pencerminan dari sikap kepedulian pemerintah desa terhadapa kemajuan dunia pendidikan dan hal itu juga memberikan dorongan bagi siswa dan sekolah untuk dapat lebih meningkakan prestasi.

 “Pemberian beasiswa oleh Kepala Desa kepada siswa sekolah yang ada diwilayahnya merupakan yang pertama kali terjadi di Kecamatan Tambang dan Kabupaten Kampar . UPTD memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Kepala Desa Kualu yang sangat peduli dan membantu memajukan dunia pendidikan , dan saya mengusulkan agar Pemkab Kampar khususnya Dinas Dispora Kabupaten Kampar dapat memberikan Reward atau penghargaan kepada Kades Kualu yang sudah empat kali memberikan bantuan beasiswa dan memajukan dunia pendidikan di desa Kualu,” usul H.Amir yang juga Pengurus PGRI Tambang ini. (ldo)

Tambang,(Global)
Untuk Peresmian Pasar Raya Kualu ini, kita meminta kepada Bupati Rohul Ahmad untuk meresmikan yang kita dirikan pada tahun ini, demikian disampaikan salah satu kordinator Pasar Raya warga Kualu H.Muchtar kepada www.riau-global.com,Senin (31/12).

Disebutkan H Muktar, selain dihadiri oleh Pejabat Rohul itu kita juga mengundang berapa para tokoh masyarakat yang ada di Desa Kualu untuk menghadiri acara peresmian yang rencananya dilaksanakan pada hari Rabu (3/1) nanti.

Disampaikan Kordintor Pasar Raya Kualu itu, untuk pasar ini  kita menyediahkan 200 stand bagi masyarakat yang ingin berjualan di pasar raya ini.Untuk itu, kita  sangat mengharapkan kepada warga Kualu yang ada di Desa Kualu ini bisa memanfaatkan fasilitas yang telah kita sediakan dan ini pun termasuk salah satu fasilitas yang ada di Desa Kualu,harap H Muktar lagi. Dan mengenai sewanya,sebut H Muktar,  kita memakai sistem sewa yang ingin jualan di Pasar Raya  Kualu tersebut itu, ujarnya lagi.

Pasar Raya Kualu yang berada pas didepan Masjid Al-Ikhlas itu makanya juga sangat mengharapkan kepada Pemkab Kampar untuk bisa memperhatikan jalan agar diaspal,   karena Jalan Kualu ini ketika  dilintasi selalu berdebu, tegasnya .

Menyambut tahun baru 2013,  insyallah pada pergantian tahun ini Pasar Raya Kulau bisa langsung dipakai untuk dijualan dan tidak ada lagi yang jualan di Kota Pekanbaru karena di Desa Kualu ini paling dominan dekat para petani yang ada di Desa Kualu,tuturnya. (Ag)


Siak Hulu.(Global)
Hingga tanggal 24-12-2012 ini, para pengunjung sudah banyak mendatangi tempat kita yakni wisata asem Margasatwa Kubang raya , sampai saat ini sudah 20 % sudah mengunjungi,demikian disampaikan Anggi Syahputra mewakili pepengurus Taman Wisata Asem Margasatwa kepada www.riau-global.com, beberapa waktu lalu.

Disampaikan Anggi Syahputra, untuk itu mengharapkan pada hari puncak nanti para karyawan  yang ada di taman wisata asem Margatsatwa ini bisa berkerjasama dengan manejmen margasatwa.

"Kami sudah membagi tugas masing-masing pada hari puncak acara tahun baru nanti yakni  Selasa (1/1/2013), untuk itu kita  juga menjalin kerjasama dengan berapa intansi kepolisian yang ada di Kecamatan Siak Hulu kabupaten Kampar tersebut untuk membantu keamanan pada acara besok,"ungkap Anggi.

Acara ini, sebut Anggi Syahputra lagi,  kita berikan tema yaitu pesta rakyat dan sekaligus silahturahmi bersama para pengunjung kita yang telah percayakan kita selama ini. Ada berapa agenda yang akan kita berikan kepada para pengunjung pertama kita yakni dengan mengundang artis ibu kota Pekanbaru Amis Arifin dan berapa hiburan untuk para pengunjung yang akan hadir di tempat taman wisata asem Margasatwa ini, katanya lagi.
.
Untuk itu,  kami juga menghimbau kepada para pengujung jangan membawa makanan dari luar dan jagalah   kebersihan ditempat lingkungan taman wisata asem margasatwa ini bersama-sama, harap Perwakilan Pengelola Taman Wisata Asem Margasatwa.

Selain itu juga, jangan memberikan makan kebinatang yang ada di margasatwa karena kita lihat banyak sekali kita lihat sampah-sampah didalam kadang binatang yang ada di taman wisata asem Margasatwa, maka sekali lagi kami meminta kepada para pengunjung bisa  mengerti dan kerjasamanya, lanjut Anggi Syaputra lagi.

Dan harapan kedua, kami meminta kepada Pemerintahan Provinsi Riau agar bisa memberikan perhatian di tempat wisata yang ada di Provinsi Riau agar bisa wisata yang ada di Provinsi Riau bisa lebih maju dan sukses seperti tempat wisata yang ada di Jakarta,tegasnya.

Dari itulah,  kami sangat berharap kepada Pemerintahan Provinsi Riau agar bisa memberikan bantuan untuk membangun kadang binatang margasatwa yang ada di tempat wisata asem tersebut ini,tambah Anggi Syaputra.

Dan yang terakhir, untuk harga tiket kita berikan stabil dan juga kita berikan hadiah setiap membeli tiket yang berkunjung di tempat margasatwa ini seperti  minuman madu dan lain-lain,  yang akan kita kasih hadiah setiap pembelian tiket. pungkasnya mengakhiri.(Ag)
Dihalang - Halangi Dalam Menggali Informasi!....

Kampar,(Global)
Ketua DPD IPPI Riau Nelson Hutahaean yang juga Pemimpin Redaksi salah satu Surat Kabar mingguan terbitan Kota Pekanbaru, Kamis  pukul 14.30 WIB, mengadukan beberapa orang yang diduga kuat tersangka pengancaman terhadap beberapa wartawan saat hendak melakukan konfirmasi kepada Irjen yang turun dari pusat (Jakarta) disebut-sebut untuk melakukan pemeriksaan tentang pembangunan dan kegiatan tekhnis pada seksi-seksi di Kanmenag (Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Kampar dengan surat tanda penerimaan pengaduan nomor STTP/99-B/XII/2012/Riau/RES Kampar.

Kepada www.riau-global.com,  Nelson Hutahaean mengungkapkan,” kami dan beberapa wartawan kamis siang(6/12) dituding melakukan suatu keributan,padahal  sebelumnya kita juga sudah diperbolehkan konfirmasi kepada PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) di Kantor Kanmenag itu.

Namun  sayang entah apa sebabnya saat kami yang ketika itu menunggu Irjen diruang loby untuk konfirmasi dalam rangka apa Irjen turun,apakah ada kaitanya dengan pembangunan 5 unit Balai Nikah yang diduga belum selesai pada waktunya.
Nyatanya  kami dan wartawan lainnya tidak diizinkan bertemu dan dihalang-halangi dengan alasan bahwa meliput harus  pakai surat tugas,” katanya.

Lebih lanjut lelaki yang dikenal pemberani itu mengutarakan suara rakyat kecil ini menuturkan,” kami diancam akan dipanggilkan preman dan polisi di kantor yang katanya sebagai tempat kantor orang-orang yang ber Tuhan.
Tetapi nyatanya  dikantor tempat orang beragama itu kehadiran wartawan bukannya disambut sebagaimana mestinya tetapi malah diduga kuat orang-orang yang bekerja di kantor Kementerian Agama Indonesia itu malah mengandalkan preman untuk mengusir wartawan. Bukannya mengandalkan Tuhan Yang Maha Esa,” jelas lelaki mantan Pempred Palapa Pos ini kepada www.riau-global.com diruang kerjanya.

“Dan lebih konyolnya lagi, saya selaku Pimpred dan Pemimpin Umum harus menunjukkan Surat Tugas dan harus mendapat izin, saya jadi heran apakah saya selaku Pimpinan Umum harus minta Surat Tugas dari Kementerian Agama di Jakarta?,  Lalu darimana pula Kementerian Agama dan Presiden mendapat tugas, bukankah dari rakyat. Sementara kami wartawan sudah dilindungi oleh hukum dan sudah diatur dalam Undang-Undang No 40 Tahun 1999 tentang Pers, jadi dimata hukum perbuatan oknum-oknum di Kanmenag Kampar,"ungkapnya lagi.

Jadi menurut saya , sudah dengan sengaja atau tanpa hak menghalangi wartawan untuk meliput dan menggali informasi,” tukasnya.

Ditambahkannya,  karena kita sudah diancam dengan preman maka agar supremasi hukum kita tegakkan maka kita laporkan perbuatan pengancaman ini ke Polres Kampar, dan perlu diketahui bahwa dalam Undang-Undang no 40 Tahun 1999, tentang Pers dalam ketentuan Pidana BAB VIII pasal 18 ayat (1) setiap orang yang melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). Dimana dalam BAB I ketentuan umum pasal 4 ayat (2) terhadap Pers Nasional tidak dikenakan Penyensoran,Pemberedelanm dan Pelarangan Penyiaran ,(3) Untuk menjamin kemerdekaan Pers ,Pers Nasional mempunyai hak mencari ,memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi .

Oleh karena itu sebagaimana diatur dalam BAB I pasal 1 ayat(8) Penyensoran adalah penghapusan secara paksa sebagian atau seluruh materi informasi yang akan diterbitkan atau disiarkan,atau tindakan teguran atau peringatan yang bersifat mengancam dari pihak manapun dan atau kewajiban melapor ,serta memperoleh izin dari  pihak berwajib dalam pelaksanaan kegiatan Jurnalistik .
“ Oleh karena itu kita harapkan rekan – rekan kita di Kepolisian agar secepatnya memproses laporan kita,karena saksi dan berupa bukti rekaman Video pengancaman yang kita miliki sudah merupakan bukti awal yang cukup agar masalah ini ditindak lanjuti,” ungkap Nelson Hutahaean.
Terkait pembangunan 6 gedung Balai Nikah yang diduga bermaslah itu itu,Agusnur selaku PPK mengutarakan kepada Riau Global ,” bahwa penambahan waktu kerja selma 14 hari ,sementara Kakanmenag ketika dikonfirmasi wartawan pada pemberitaan yang lalu mengatakan penambahan waktu kerja 50 hari.
Sementara di tempat terpisah Martin Hulu selaku Ketua LSM KPK Kampar yang pada saat kejadian menyaksikan pengancaman terhadap Wartawan itu sangat menyayangkan “ Sepak Terjang” para oknum Kanmenag menghadapi para Wartawan yang datang melakukan tugas Jurnalistik.
“saya tidak habis pikir kenapa Surat Tugas yang dipermasalahkan padahal Pemimpin Umum yang mengeluarkan  Surat Tugas Wartawan sudah langsung ikut turun ke lapangan untuk menggali informasi,jadi dalam hal ini ada dugaan mungkin para oknum-oknum di Kanmenag ada menutup-nutupi “suatu borok” sehingga kehadiran Wartawan merupakan suatu musuh yang akan membongkar-bangkir dugaan “suatu borok” yang diduga kuat ditutupi oleh beberapa oknum di Kanmenag kabupaten Kampar.
Hal senada juga dikomentari oleh Muhammad Ridwan(32) selaku Sekretaris Executive DPW LSM KPFI-RI wilayah Riau yang juga pernah jadi Wartawan disalah satu Media terbitan kota Pekanbaru,” sungguh memalukan pengancaman yang dilakukan oleh oknum Kamenag kepada rekan-rekan Wartawan yang menjalankan tugas ,seharusnya sebagai orang-orang yang taat beragama bertindak lebih arif dan bijaksana ,dan harapan saya pihak Kepolisian agar menanggapi serius laporan pengancaman terhadap Wartawan,” ujarnya.

Untuk sekedar diketahui informasi yang diperoleh dari pemberitaan President Pos : Disebut-Sebut Akibat Kelalaian KPA! Diduga 5 Unit Pembangunan Gedung Balai Nikah Akan Terbengkalai,Senin(26/11). Dimana  Fuat selaku panitia lelang saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya mengatakan, bahwa jika memang pihak pelaksana tidak mampu menyelesaikan akan dikenakan sanksi dan denda.

Namun saat ditanyakan apabila gedung Balai Nikah itu dapat dikerjakan dengan penambahan 50 hari kerja lagi apakah hasil pekerjaan itu sesuai dengan bestek.Sementara Konsultan Pengawas disebut-sebut tidak pernah ada dilapangan? Ketua panitia lelang itu tidak menjawab.

Menurut informasi dari  sumber yang didapat dipercaya,salah satu perusahaan yang melaksanakan pekerjaan pembangunan gedung Balai Nikah itu tersendat-sendat untuk membayar tagihan bahan bangunan.

Ironisnya ,ketika dikonfirmasi wartawan mengapa perusahaan itu tersendat-sendat membayar tagihan terkait pembangunan gedung Balai Nikah tersebut , salah seorang lelaki yang memakai baju satpam saat  ditemui mengatakan, bahwa sudah 2 hari pemimpin perusahaan tidak masuk kantor. Kendatipun sumber informasi yang layak dipercaya menginformasikankan bahwa 5 menit sebelum wartawan datang pemimpin perusahaan baru keluar dari ruangan kantor.

Dari data yang diperoleh di tahun anggaran 2012, 6 (enam)  bangunan gedung Balai Nikah itu terletak di 6 Kecamatan di Kabupaten Kampar-Riau yaitu, 1 unit di Kecamatan Rumbio Jaya,1 unit di Kecamatan Perhentian Raja,1 unit di Kecamatan Tapung Hulu,1 unit di Kecamatan Koto Kampar Hulu dan 1 unit di Kecamatan Gunung Sahilan. Sementara di kecamatan Tapung juga dibangun 1 unit gedung Balai Nikah.

Ditempat terpisah, Martin Hulu selaku ketua DPD LSM KPK Kabupaten Kampar menanggapi saat ditemui diruang kerjannya baru-baru ini,” diduga kuat pembangunan Balai Nikah itu sarat KKN.
Pasalnya besar kemungkinan pemenang lelang yang mengerjakan proyek sudah diatur sedemikian rupa oleh oknum terkait,karena kuat dugaan bahwa pelaksanaan proyek itu adalah “konco-konco” orang dalam sehingga dari “A sampai Z” mereka sudah atur untuk saling “main mata” atau lazimnya diduga mereka sudah “bergotong royong” untuk korupsikan uang negara” katanya.

Dilanjutkan Pria yang masih berumur 20 an , dalam waktu dekat ini kita akan menyurati dan melaporkan kepada pihak-pihak terkait agar direspon sebagimana mestinya.

Karena  diduga kuat pembangunan yang menggunakan uang negara itu telah diselewengkan dan diduga ada penyalahgunaan wewenang oleh oknum tertentu,tegas pria berwajah tampan ini.

Sampai berita ini dikirim ke redaksi, terkait pengancaman terhadap wartawan yang diduga kuat dilakukan oknum kantor Kementerian Agama kabupaten Kampar belum dapat dikonfirmasi.(Spl)



Kampar, (Global)
Pembangunan 6 unit gedung Balai Nikah yang menggunakan dana APBN Tahun anggaran 2012 yang bernilai hampir Rp  2 Miliar Rupiah, yang masing-masing 1 unit gedung menelan biaya Rp 360 juta yang terletak di 6 Kecamatan Kabupaten Kampar-Riau , diduga kuat gagal dikerjakan tepat waktu diduga diakibatkan kurangnya kepedulian dan kelalaian dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Menurut informasi yang dihimpun dari beberapa narasumber yang terpercaya yang tidak mau disebutkan namanya , selain kelalaian KPA juga pengerjaan 6 gedung di Satuan Kerja kantor Kementrian Agama Kabupaten Kampar itu diduga kuat sarat akan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Pasalnya informasi yang diperoleh seharusnya pekerjaan 6 unit gedung Balai Nikah itu berakhir Oktober 2012. Namun dari 6 gedung itu diduga kuat hanya 1 unit yang selesai tepat waktu , sementara 5 unit belum selesai dikerjakan.

Berdasarkan investigasi wartawan media ini pada Rabu(14/11) waktu lalu di Desa Teratak Kecamatan Rumbio Jaya ditemukan dilokasi bahwa gedung itu belum selesai dikerjakan dan kendatipun sudah dikerjakan sejak sebulan sebelum puasa namun di lokasi tidak ditemukan “Plank Proyek” sehingga proyek itu terkesan tertutup untuk diketahui publik.

Menurut keterangan salah seorang warga Kecamatan Rumbio Jaya yang tidak bersedia menyebut namanya , bahwa sudah ada 3 pemborong bergonta-ganti dan semuanya pergi karena pembayaran tidak jelas.Juga salah satu warga lainnya berkomentar “ pekerjaan ini tersendat-sendat dan baru 3 hari ini dikerjakan kembali dan dulunya pemborong mula-mula bernama Ikhsan dan karena uang gaji pekerja tidak jelas akhirnya para pekerjanya tidak ada yang mau bekerja ,begitu juga pemborong selanjutnya mengalami hal yang sama yaitu tersendat-sendat dalam biaya sehingga bahan untuk bangunan terkendala dan mengakibatkan bangunan tidak selesai sampai saat ini,” kata warga sekitar desa itu.

Ketika dikomfirmasikan kepada Kanmenag Depag Riau Drs Tarmizi Tohor,Selasa (20/11) pukul 13.30 Wib, tidak berada ditempat. Sementara  ajudan Tarmidzi mempersilahkan wartawan untuk mengkonfirmasi Bidang Urais(Urusan Agama Islam), lagi pihak yang berkompeten untuk dikonfirmasi tidak bersedia untuk memberi keterangan dengan berkilah bahwa itu bukan bidang mereka.

Namun lelaki yang tidak bersedia nama dan wajahnya untuk dipublikasikan itu mengatakan ,“kalau masalah itu sudah menjadi wewenang Ka.Kanmenag kabupaten Kampar jadi ada baiknya anda konfirmasikan saja tentang itu ke sana,” kilahnya.

Sementara dikonfirmasikan pada kamis siang(22/11)kepada Drs.H. Fairus,MA selaku Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Kampar mengatakan.” Pada saat ini seluruh bangunan itu masih dikerjakan dan jika ada keterlambatan dalam penyelesaian kerja maka sebagaimana diatur dalam Keppres No 53 Tahun 2012 maka dapat diperpanjang 50 hari lagi ,itu disebabkan karena alam apalagi saat ini sedang musim hujan,”katanya,terkesan bahwa “Plank Proyek” yang tidak ada di lokasi proyek dan pemborong yang bergonta-ganti dibenarkan oleh peraturan.

Namun,saat Wartawan mempertanyakan perusahaan mana saja yang melaksanakan pekerjaan itu, H.Fairus menjawab tidak tahu,” Kalau perusahaan mana saja itu saya persilahkan anda untuk konfirmasi kepada panitia di Kanwil,”sebut orang nomor satu di kantor itu, terkesan membantah dan “melempar bola panas” kembali ke Kanwil karena sebelumnya hasil konfirmasi Wartawan ini di kantor kanwil mengatakan, bahwa seluruh pembangunan gedung Balai Nikah itu merupakan wewenang kantor Kementerian Agama kabupaten Kampar.

Ironisnya saat dikonfirmasi pada Ka.Kanmenag Kampar itu,Informasi yang diperoleh bahwa Kamis(22/11) sekira pukul 13.00 WIB walaupun tidak datang hujan di lokasi pembangunan gedung Balai Nikah di kecamatan Perhentian Raja diduga terbengkalai, pasalnya tidak ada seorang pun yang bekerja dilokasi dan informasi yang diperoleh dari salah seorang warga yang mengaku bernama Ilham mengatakan ,” pemborong yang bernama Adi lari dan saya sendiri mencari dia karena salah satu pekerjanya bernama Heri memasukkan bahan bangunan kepada Adi(pemborong) yang sampai saat ini belum dibayar,” katanya penuh nada emosi. Sampai dimana berita berlanjut? Akan tetap di tindak lanjuti(Saipul)

Dihadiri oleh Wakil Gubernur Riau H.Mambang Mit

Siak Hulu,(Global)
Warga Desa Lubuk Siam, Kecamatan Siak Kabupaten Kampar,menggelar acara Pacu Sampan,Jumat (31/08) kemarin.

Hadir pada acara tersebut Rustam, Kepala Desa Lubuk Siam, dan tokoh masyarakat lainnya. Tidak ketinggalan pada acara pacu sampan itu hadir Wakil Gubernur Riau yang saat ini maju pada pencalonan dirinya sebagai Calon Gubernur Riau (Cagubri)periode 2013-2018.


Ketua Pelaksana Pacu Sampan, Abas ketika ditemui www.riau-global.com mengatakan, pelaksanaan pacu sampan yang dilaksanakan di Desa Lubuk Siam ini diikuti 21 peserta.

"Dan alhamdulilah acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Riau Mambang Mit, yang didaulat membuka acara pertandingan pacu sampan ini,"ungkap Abas.

Pelaksanaan pacu sampan ini, baru kali pertama ini kita adakan sebagai salah satu bentuk memeriahkan HUT Republik Indonesia yang ke 67, juga acara silahturahmi sehabis lebaran,jelas Ketua Panpel itu lagi.

Untuk itu, sebut Abas lagi, kita berharap acara perlombaan pacu sampan ini bisa berlanjut pada masa akan datang.(Ag)


Bangkinang(Global)
Diduga Petugas Lembaga Permasyarakatan (LP) Bangkinang, selalu memanfaatkan kesempatan bagi pengunjung untuk menarik bayaran jika masuk kedalam.

Pantauan www.riau-global.com, Kamis (30/08) lalu,banyak warga masyarakat berjubel ingin masuk kedalam LP untuk mengunjungi sanak saudara mereka.

Seperti penuturan salah seorang ibu, yang tidak mau di sebutkan namanya kepada portal ini mengatakan, dirinya dimintai sejumlah uang oleh petugas jika masuk kedalam, padahal dirinya ingin mengunjungi suami yang berada didalam. "Saya dimintai uang sebesar Rp 20.000 rupiah, sekali mengunjungi,"ungkap Ibu itu dengan nada kesal
Ternyata,selain kepada saya, sang suami yang dikunjunginya itu juga dimintai uang sebesar Rp 20.000,juga dan itu harus memakai baju tahanan,tutur ibu itu.

Kalapas LP Bangkinang ketika dikomfirmasikan menyangkut aksi nakal anak buahnya,belum berhasil ditemui.(Tim)


Siak Hulu,(Global)
Selama penjaringan Calon Gubernur Riau (Cawagubri), Partai Gerindra Siak Hulu sudah didatangi 8 (delapan) calon untuk mendaftar demikian disampaikan Ketua DPC Gerindra Siak Hulu Fery Ardianto saat ditemui riau-global.com,kemarin.

Dijelaskan Fery Ardiato, kita sudah siap untuk maju demi rakyat dan Ketua Pembina Gerindra Pusat yakni Bapak Prabowo Subianto sudah siap untuk maju menjadi seorang pemimpin bangsa.

Maka dari itu, kita siap menerima saran dan keritik dari masyarakat Kabupaten Kampar untuk kemajuan kita bersama, jelasnya.(Rgc-ag)


Siak Hulu,(Global)
Pac Gerindra Kecamatan Siak Hulu,Desa Pandau Jaya, Kamis (09/08) menggelar Buka Bersama dengan para kader dan masyarakat.

Hadir pada acara buka bersama itu, Ketua PAC Gerindra Siak Hulu Feri Andrianto,tokoh masyarakat Siak Hulu dan para kader PAC Gerindra Siak Hulu, OKP-OKP lainnya.

Disambutannya, Ketua PAC Gerindra Siak Hulu Fery Ardianto mengatakan, kegiatan buka puasa ini merupakan ajang silahturahmi dengan para masyarakat yang ada dan kepada kader Gerindra Siak Hulu.

Dengan ini, Feri Ardianto mengharapkan, dengan adanya acara buka puasa ini kita bisa meningkatkan hubungan silahturahmi bersama dengan masyarakat termasuk dengan kawan-kawan OKP yang ada di Kecamatan Siak Hulu.

Ditambahkan Fery Ardianto, kegiatan buka puasa ini sudah dilaksanakan dibeberapa tempat, karena kita juga membutukan masyarakat dan masyarakat juga membutukan kita. Maka mari kita tingkatkan hubungan silahturahmi kita apalagi pada bulan yang penuh rahmat ini,jelas Ketua PAC Gerindra Siak Hulu. "Ibarat pepatah mengatakannya berat sama dipikul ringan sama dijinjing, yang arti kita saling membutukan sama lain,"ungkap Feri Ardianto.(Rgc-ag)


Siak Hulu,(Global)
Polsek Siak Hulu menghimbau warga Siak Hulu, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar untuk menjaga keamanan dan ketentraman selama Bulan Suci Ramadhan 1433 Hijriah,demikian disampaikan Kapolsek Siak Hulu Kompol M. Sembiring kepada www.riau-global.com, yang ditemui diruang kerjanya, kemarin.


Disampaikan Kompol Sembiring, kami berharap kepada masyarakat yang tinggal di Kecamatan Siak Hulu untuk bisa bersinergi dengan pihak kepolisian. "Jangan mengundang hal-hal yang bisa menimbulkan aksi kejahatan",tegas Kapolsek.

Seraya menyambut Hari Idul Fitri, kita dari pihak kepolisian telah menyediakan tempat-tempat yang bisa membantu masyarakat dalam hal tindak kejahatan.
"Jangan malu-malu untuk melaporkan kejadian tindak kriminal atau hal yang mencurigakan disana, karena ditempat tersebut kita telah menyiapkan personil anggota yang setiap saat standbay",ungkap Sembiring.(Rgc-ag)





Siak Hulu,(Global)
Untuk menunjukan kepedulian sesama, PT Indofood menggelar buka bersama yang dilangsungkan di Panti Asuhan Yayasan Lembaga Bakti Muslim Indonesia (YLBMI) yang terdapat di Jalan Raya Pasir Putih, Selasa (07/08) malam.

Dalam sambutannya, HRD PT Indofood Amiruddin mengatakan, kegiatan buka bersama ini merupakan agenda tahunan perusahaan sekaligus membantu sesama apalagi pada Bulan Ramadhan 1433 H ini.Maka untuk pelaksanaannya, pada tahun ini perusahaan menetapka pilihan untuk melaksanakan program buka bersama itu Panti Asuhan YLBMI ini,jelas Amirudin.

Selama bulan suci ini, kita baru dua tempat yang telah dikunjungi untuk pelaksana buka bersama ini, yang pertama di Mesjid Sajadah, yang berada persis tepat dibelakang PT Indofood dan yang kedua ini di Panti Asuhan YLBMI ini,jelasnya.

Seraya dengan ini, apalagi dibulan suci kita bisa meningkatkan hubungan silahturahmi sehingga ibadah puasa yang kita jalankan bisa bermakna,harapnya.(Rgc-ag)


Siak Hulu,(Global)
Warga RT 01, Desa Pandau Jaya menggelar bula bersama dengan warganya di Mesjid Syuhada di Jalan Kempas Jaya Pandau Jaya,Senin (06/8) kemarin.

Menurut ketua Panitia Buka Bersama Pandau Jaya, Jalal yang ditemui riau-global.com menuturkan, acara buka bersama yang dilaksanakan ini adalah agenda tahunan dan merupakan tradisi bagi warga Desa Pandau Jaya khususnya warga yang ada di RT 01.


Dikatakannya Jalal, kegiatan ini selain berbuka bersama juga untuk menjalin hubungan silahturahmi antara warga Pandau Jaya.

Seraya dengan ini, Jalal juga mengharapkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kampar maupun DPRD Kampat untuk bisa memanfaatkan momen berbuka bersama ini untuk dijadikan agenda Pemerintah Kampar selama bulan Ramadhan.(Rgc-ag)

Kampar,(Global)
Untuk yang kedua kalinya SD Negeri 032 Kualu, Kampar   berhasil meraih Juara I dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SD se Kkecamatan Tambang.Di Kecamatan Tambang sendiri tercatat ada 40 SD dan MI. 

Prestasi yang diraih tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi Zarmailis.SPd,  yang baru dua tahun menjabat sebagai Kepala Sekolah SD Negeri 032 Kualu menggantikan H.Amir Spd,  yang saat ini menjabat sebagai Pengawas pada UPTD Tambang.

Menurut Zarmailis, ketika ditemui www.riau-global.com, Jumat (22/6) mengatakan,  keberhasilan siswanya meraih prestasi pada pelaksanaan UN se Kecamatan Tambang dengan nilai Bahasa Indonesia 8,45. Matematika 8,47, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 8,07 dengan nilai rata-rata 8,33,  tidak terlepas dari peran guru, orangtua dan siswa dalam peningkatan mutu pendidikan disekolahnya.

Dikatakan Zarmailis,  kunci keberhasilan tersebut terletak kepada guru sebagai motivator bagi siswa dalam berkarya.  Untuk itu kedisiplinan dan kerja keras guru sebagai seorang pendidik harus lebih diutamakan dari pada mengajar.

“Sebagai pendidik, guru harus member contoh teladan kepada siswa dan juga menumbuhkembangkan kreativitas siswa, sehingga siswa mampu untuk bersaing dalam menimba ilmu. Dan sebagai pengajar seorang guru harus memberikan bimbingan pada siswa sehingga setiap karya yang dihasilkan siswa tersebut dihargai gurunya dalam bentuk nilai, reward, dan pujian. Hal itu akan membangkitkan semangat siswa untuk belajar,: ungkapnya dengan bangga.

Diterangkan Zarmailis, sekolah yang saat ini dipimpinnya sudah mempunyai nama besar, baik ditingkat kabupaten dan propinsi, dan merupakan tantangan bagi dirinya untuk mempertahankan gelar sebagai sekolah dasar yang berprestasi dengan meneruskan konsep dari pendahulunya seperti Lomba Antar Mata Pelajaran (Lompat) yang digelar sekali dalam satu minggu.

“Sarana dan prasarana sekolah yang kurang memadai bukan alasan untuk tidak berprestasi, karena hal itu relative tergantung dari segi mana kita menilainya. Oleh sebab itu keberhasilan bukan hanya datang dari sekolah, tetapi juga dari orangtua yang menjaga disiplin anaknya dalam belajar, tuturnya mengakhiri.(Rgc-No)
Ka UPTD Dispora Tambang, Alfian,S.Si.M.Si

Kampar,(Global)
Memasuki tahun ajaran 2012-2013, Penerimaan Siswa Baru (PSB) untuk tingkat SD dan SMP tidak dipungut biaya, karena sudah dianggarkan dalam dana BOS, demikian dikatakan Kepala UPTD Dispora Tambang Alfian.S.Si.M.Si kepada www.riau-global.com, Kamis (21/6) lalu.

Disebutkan Alfian,  hampir setiap penerimaan siswa baru, banyak para orangtua khawatir terhadap pungutan yang dilakukan pihak sekolah terkait dengan penerimaan siswa baru. Hal ini dapat dimakluminya karena banyak orangtua yang belum memahami tentang alokasi dana BOS, yang salah satunya digunakan untuk penerimaan siswa baru dan juga membantu siswa yang miskin.

“Dalam penerimaan siswa baru maka seluruh biaya yang ditimbulkannya sudah dianggarkan dalam pemanfaatan dana BOS. Jadi tidak boleh sekolah,  baik SD maupun SMP memungut biaya untuk PSB. Apabila ada sekolah yang melakukan pungutan dalam PSB, masyarakat dapat melaporkannya kepada UPTD Tambang,” ujarnya dengan tegas.

Disebutkannya lagi,  apabila ada sekolah yang mengadakan pungutan diluar PSB, seperti pengadaan baju seragam sekolah, ataupun penambahan ruang kelas baru darurat  hal itu harus melalui musyawarah antara komite sekolah dengan wali murid. “Tanpa adanya persetujuan komite dan wali murid, sekolah tidak boleh mengadakan pungutan ataupun sumbangan. Oleh sebab itu Sekolah, komite dan wali murid merupakan penanggungjawab pendidikan dan ketiga komponen tersebut harus sejalan,” jelasnya.

Ditambahkan Alfian bahwa untuk tahun ajaran ini pemkab Kampar sudah mengalokasikan dana untuk membantu seragam siswa miskin. Pengadaan seragam sekolah bagi siswa miskin ini sudah disampaikan kepada sekolah yang ada di Kabupaten Kampar. “ Bantuan seragam sekolah untuk siswa miskin saat ini baru dianggarkan 10 s/d 15 siswa dan sesuai dengan kuota sekolah. Dan kita berharap untuk tahun berikutnya akan nada penambahannya,” tutur Alfian mengakhiri.(Rgc-No)

Bangkinang,(Global)
Sedikitnya 5 (lima) Desa yang termasuk dalam Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar, hingga saat ini masih menerima anggaran dana Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemkab Kampar. Adapun ke 5 Desa di Kecamatan Tapung Hulu yang bersengketa dengan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tersebut yakni Desa Intan Jaya, Tanah Datar, Muara Intan, Rimba Jaya dan Desa Rimba Makmur.

Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Sekdakab Kampar Heri Afrizon ketika dikomfirmasikan wartawan, kemarin  mengatakan , “Kita (Pemkab Kampar-Red) masih menganggarkan ADD untuk ke 5 (lima) Desa dimaksud. Sebab ke 5 Desa tersebut masih milik Kabupaten Kampar,” tegas Afrizon.

Semenjak terjadinya silang sengketa terkait 5 desa dimaksud antara Kabupaten Kampar dengan Kabupaten Rohul, di 5 Desa tersebut ada 10 orang Kades, Heri Efrizon menegaskan, “Hanya ada 5 orang Kades di 5 desa tersebut,yakni Kades dari Kabupaten Kampar, mengenai 10 orang Kades untuk 5 Desa tersebut, saya tidak tahu pastinya, mungkin semenjak sengketa dengan Rohul,” imbuhnya.

Sementara itu, Faisal selaku salah seorang pemuda Kabupaten Kampar ketika dimintai pendapatnya oleh riau-global.com,  terkait silang sengketa 5 desa tersebut sangat menyayangkan belum tuntasnya persoalan dimaksud.

“Sudah selayaknya Pemkab Kampar mendapatkan Kepastian Hukum terkait persoalan 5 desa, tegasnya.
Ditambahkan Faisal, 5 Desa tersebut harus diperjuangkan hingga titik darah penghabisan, jika kita tidak ingin 5 Desa tersebut diambil Rohul,” pungkasnya. (Rgc-dil)

Kampar,(Global)
Menjelang pelaksanaan Penerimaan Siswa Baru (PSB) Tahun ajaran 2012-2013, yang akan dilaksanakan sekitar bulan Juni 2012 mendatang, beberapa Sekolah Dasar yang ada di Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar dilanda “kegalauan”.
Mengapa tidak, sekolah yang berada diperbatasan antara Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru tersebut,  sebagian besar dihuni warga perumahan yang masih memiliki Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Pekanbaru.

Kegalauan itu ditambah lagi dengan terbatasnya ruang kelas, karena siswa yang mendaftar bukan hanya  warga Kampar, tetapi juga warga perbatasan atau Kota Pekanbaru yang jaraknya hanya  beberapa ratus meter dari sekolah. Sehingga daya tampung kelas yang biasanya diisi dengan jumlah siswa 28 s/d 32 siswa, terpaksa dimuat 35-40 siswa bahkan lebih, dan itu pun masih banyak siswa yang tidak tertampung disekolah.

Kepala Sekolah SD Negeri 035 Tarai Bangun, Damuri Arifin.SPd ketika ditemui riau-global.com, Jumat (8/6) lalu  mengatakan, bahwa perkembangan jumlah siswa disekolahnya sangat signifikan, karena baru empat tahun sekolahnya berdiri, jumlah siswanya sudah melebihi 450 orang siswa.

Pertambahan siswa ini disebabkan sekolahnya berada dilingkungan perumahan dan hanya berjarak beberapa puluh meter dari perumahan yang ada di Kota Pekanbaru,sebut Damuri.

Disampaikan  Damuri, pertambahan siswa ini tidak diikuti oleh pertambahan ruangan kelas, sehingga banyak siswa yang tidak dapat tertampung disekolah ini. Apalagi  luas tanah sekolah ini hanya sekitar 1400 M, yang telah dibangun 5 ruang kelas, satu pustaka, dan satu bangunan  TK Satu Atap dengan SD, sehingga sekolah dilaksanakan pada pagi dan siang hari.

Diterangkan Damuri  dalam penerimaan siswa baru tahun ini pihaknya akan  membatasi penerimaan siswa,yaitu berdasarkan KK dan KTP serta akta kelahiran yang dikeluarkan Pemkab Kampar.

“Memang dalam dunia pendidikan tidak ada dikotomi masalah wilayah, namun karena keterbatasan ruangan kelas, maka kita dengan berat hati melakukannya, dan hal itu juga merupakan hasil rapat UPTD,Komite sekolah, Para Kepsek SD dan perangkat desa yang digelar beberapa waktu lalu,” pungkas Damuri.(Rgc-no)
Siswa Sumbang Baju Seragam

Kampar,(Global)
Wajah tegang puluhan siswa SMP Negeri 3 Tambang Kabupaten Kampar, siang itu serentak berubah menjadi cerah, ketika  membaca hasil nilai Ujian Nasional yang ditempelkan dipapan tulis.

Seluruh siswa tampak bersorak sorai dan berpelukan dengan mata yang berkaca-kaca menahan tangis kegembiraan.
Kepala Sekolah SMPN 3 Tambang, Zamira Mpd, kepada riau-global.com, Kamis (07/06) lalu mengatakan,  seluruh siswa disekolahnya yang berjumlah sekitar 80 (delapan puluh orang) yang mengikuti Ujian Nasional berhasil lulus 100 %(seratus persen red).

"Keberhasilan ini merupakan suatu kebanggaan bagi sekolah, karena berkat jerih payah siswa, orangtua dan guru dalam membimbing siswa dalam mengikuti pelatihan atau terobosan selama empat bulan itu, telah membuahkan hasil dengan lulusnya seluruh siswa,"ungkap Zamira.

Disampaikan  Zamira, ada prestasi yang membanggakan pada kelulusan ini, dimana beberapa siswanya berhasil meraih nilai tertinggi seperti pada mata pelajaran matematika dengan nilai 9.50 diraih Yolanda. Untuk bidang studi IPA diraih oleh Monica Defitri, dan bidang studi Bahasa Inggris 8,60 diraih Lukman Oktari Dian Saputra.
Meskipun, sekolah ini berada didesa,namun prsetasi siswa kita tidak kalah dengan siswa dikota, hal ini tentunya tidak terlepas dari  dukungan orangtua dan masyarakat dalam mensupport  pendidikan,ujarnya.

Untuk itu, kita berharap agar seluruh siswa dapat melanjutkan pendidikannya kejenjang yang lebih tinggi, karena pada tahun 2013 nanti, diperkirakan SMU/SMK juga akan mendapatkan dana BOS, sehingga tidak ada alasan bagi siswa yang putus sekolah,” pungkas Zamira.(Rgc-no)
Sebutan Baru,  Jalan Kubang Raya



Kampar,(Global) 
Jika melintasi Jalan Kubang Raya yang panjangnya hampir 12 kilometer,dipastikan  anda akan melihat sampah disisi kiri maupun kanan.Tumpukan sampah, disepanjang Jalan Kubang Raya terus saja terjadi tanpa ada perhatian dari pihak   yang terkait untuk menertibkan.

Karena kurangnya,  perhatian masyarakat maupun  intansi terkait dengan keberadaan sampah dijalan tersebut tersebut bisa dikatakan  Jalan Kubang Raya, Kampar merupakan tempat pembuang sampah terpanjang yang ada.

Saking kurangnya perhatian masyarakat atas keberadaan sampah tersebut, Jalan Kubang Raya  terus ditumpuki oleh sampah baik  sampah rumah tangga maupun sampah perdagangan seperti batok kelapa muda, bulu ayam potong dan lain sebagainya. Tak heran, jika melintasi jalan  tersebut, bau  tak sedap terus saja melekat kehidung bagi siapa saja yang melintasi jalan tersebut.

Maya (28), salah satu warga yang dimintai pendapatnya oleh riau-global,com, Jumat (01/06) lalu  mengenai sampah  itu mengatakan, sampah-sampah tersebut tidak pernah diangkut ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) , sehingga akhirnya sampah-sampah itu membusuk dan akhirnya meninggalkan bau tak sedap.

Disampaikannya,  sampah-sampah itu berasal dari daerah sekitarnya karena didaerah tersebut banyak pemukiman warga terutama perumahan.

Seperti diketahui beberapa bulan lagi kita akan menggelar ajang nasional PON XVIII, sementara Jalan Kubang Raya yang merupakan jalur alternative ditumpuki sampah yang panjang."Malu kita sebagai tuan rumah PON tetapi memiliki jalan yang ditumpuki sampah,” sindirnya.

Sementara itu, Ali Imran Ketua RT.01, Dusun IV Tarai Bangun ketika ditemui riau-global.com mengatakan, pihaknya merasa kewalahan menghadapi masalah sampah dijalan tersebut. Disebutkan,  yang membuang sampah bukan hanya warga desa tetapi juga warga dari kota yang sengaja membuang sampah ketempat tersebut. Sampah tersebut dibuang dari atas kendaraan yang sedang berjalan, dan itu biasanya dilakukan pada malam hari.

"Pernah, kita mengintai para pembuang sampah pada malam hari, dan pada umumnya para pelaku yang tidak peduli itu,  membuang sampah seenaknya dari  atas kendaraan. Bahkan kita pernah menangkap pelaku pembuang sampah itu,dimana kepada pelaku kita suruh untuk memungut kembali sampah,"ungkap Ketua RT 01 Tarai Bangun tersebut.

Meskipun pengintaian bagi pelaku  pembuang sampah terus dilakukan namun sampah tetap saja ada bahkan saat ini sampah-sampah itu semakin menumpuk,sesal Ali Imran.

Disebutkan Ali Imron, untuk mengatasi masalah sampah saat ini di Desa Tarai Bangun, kepala desa telah meminta kepada RT-RT yang ada diperumahan untuk menjalin kerjasama dengan pihak ketiga dalam mengangkut sampah warga perumahan dibawah koordinasi kepala dusun.(Rgc-No)

Setengah Jumlah Siswa di Tambang Ada di Tarai Bangun dan Kualu

Kampar,(Global)
Menjelang diumumkannya hasil Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar yang dipastikan akan dilaksanakan pada  pertengahan bulan Juni 2012 mendatang, hampir setiap hari ada sekolah yang mengadakan acara perpisahan. Bahkan dalam satu hari ada dua atau tiga sekolah di Tarai maupun Kualu mengadakan acara perpisahan siswanya.
Hal yang sama juga dilaksanakan di SD/TK Negeri Satu Atap  035 Tarai Bangun yang dilangsungkan pada hari Kamis(31/5) lalu.

Ada yang menarik ditampilkan dalam acara perpisahan itu, yaitu para siswa yang akan dilepas tersebut semuanya memakai pakaian toga, sehingga acara bisa dinamakan dengan  “mewisuda siswa” yang merupakan angkatan ke IV sekolah tersebut.

Hadir dalam acara tersebut  Kepala Uptd Tambang yang diwakili  Korwas Drs.Zamzamir, Kepala Desa Tarai Bangun yang diwakili Kaur Desa Hamunar, Pengurus Komite, para Kepala Sekolah SD se Gugus Dahlia Tarai Bangun dan juga Kepsek SD dari Desa Kualu, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya,  Kepsek SD Negeri 035 Tarai Bangun, Damuri Arifin.S.Pd mengatakan, bahwa sekolahnya tetap mempertahankan tradisinya untuk melepas siswa ke sekolah lanjutan dengan cara mewisudanya. Hal ini dilakukan sekolahnya,  agar timbul niat bagi siswa tersebut untuk terus melanjutkan pendidikannya dan tidak putus ditengah jalan.

Disampaikan  Damuri, dengan memakai toga seperti mewisuda para sarjana, maka mereka diharapkan bisa mempunyai cita-cita yang tinggi, apalagi saat ini pemerintah telah memprogramkan wajib belajar sembilan tahun sampai setingkat SMP yang dibantu oleh dana BOS, dan tidak tertutup kemungkinan nantinya  seperti propinsi  lain wajib belajar ditingkatkan menjadi 12 tahun setingkat SMU/SMK.

Diteruskannya,  saat ini sekolahnya menghadapi kendala kekurangan ruang kelas, karena kelas yang tersedia hanya lima, sementara rombongan belajar terdiri dari 12 rombel, maka untuk mensiasati hal tersebut pihaknya terpaksa membuka kelas pagi dan sore hari.

"Saat ini sekolahnya mendapatkan tambahan dua ruang kelas baru, tetapi untuk Taman Kanak-Kanak Satu Atap, yang sumber dananya dari APBD Propinsi Riau.” Saat ini ruang kelas TK ada dua kelas, dan rencananya ditambah dua ruang kelas baru lagi yang dananya berasal dari APBD Propinsi Riau, dan kita patut mensyukuri hal ini karena sekolah kita mendapat bantuan,” ungkapnya dengan wajah tersenyum.

Sementara itu, Drs.Zamzamir  menyatakan bahwa setengah dari jumlah siswa yang ada di Kecamatan Tambang berada diwilayah Desa Tarai Bangun dan Desa Kualu. Menurutnya, hal ini tidak terlepas dari wilayah tersebut yang berbatasan langsung dengan Kota Pekanbaru, dan merupakan daerah pemukiman yang cukup padat.

Disampaikannya, hampir seluruh sekolah yang ada diwilayah Tarai Bangun dan Kualu menghadapi kendala yang sama yaitu kekurangan ruang kelas, sementara menurut informasi jumlah ruang kelas yang diusulkan sekolah di Kabupaten Kampar ada sebanyak 500 ruang kelas baru, sementara yang baru bisa dipenuhi baru sekitar 40 ruang kelas.

Penambahan jumlah murid dan jumlah ruang kelas sudah tidak seimbang, yaitu pertambahan siswa menurut deret  ukur sementara pertambahan ruang kelas menurut deret  hitung. Untuk mengatasi hal tersebut  sekolah dapat saja meminta bantuan pembangunan pada pemerintah provinsi atau pusat melalui dana  APBD Propinsi dan APBN Pusat,sebut Zamzamir.(Rgc-No)
Tampilkan Kreativitas Siswa Sampai Isak Tangis

Kampar,(Global)
Perpisahan SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang berlangsung dalam suasana meriah dan penuh keakraban antara sekolah, orangtua siswa dan masyarakat tempatan.
Acara yang digelar,  Rabu (23/05) lalu itu,  dihadiri oleh UPTD Kecamatan Tambang, para Kepala Sekolah SD dan TK, Tokoh Masyarakat  serta orangtua siswa.

Dalam kesempatan, juga  ditampilkan kreativitas siswa baik dalam bentuk perorangan atau pun kelompok siswa dalam bidang tari-tarian dan nyanyian yang berasal dari berbagai daerah yang mendapat sambutan hangat dari undangan.

Kepsek SDN 024,  Hanafi. Spd , dalam keterangannya, bahwa kelulusan siswa ditentukan 75 % oleh standar kelulusan Ujian Akhir Sekolah dan 25 % dari Ujian Nasional. Untuk itu, Hanapi berharap, kepada 156 siswa yang mengikuti Ujian Nasional untuk dapat melanjutkan pendidikannya kejenjang yang lebih tinggi serta dapat mengembangkan kreativitas yang telah diraih pada sekolah lanjutannya.

Diteruskannya, pengembangan kreativitas siswa tidak dapat dipisahkan dan hal ini dibuktikan dengan berhasilnya beberapa siswa SD Negeri 024 Tarai Bangun menjadi Juara I O2SN Tingkat Propinsi dalam bidang Seni yaitu Penyanyi Solo atas nama Satrio Bagas Pamungkas yang mewakili propinsi Riau di Mataram pada bulan Juli mendatang. Hal yang sama juga diikuti oleh siswa yang bernama Sania yang menjadi Juara III O2SN Tingkat Kabupaten Kampar dalam bidang Seni atau alat music Pianika.

"Diharapkan kepada siswa untuk dapat mengembangkan bakat dan kreativitas yang telah diperoleh dibangku sekolah pada sekolah lanjutan, sehingga  siswa mempunyai inovasi ke depan menuju era globalisasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ka UPTD Dispora Tambang yang diwakili Tarmizi,S.Pd mengatakan, dirinya  sangat bangga akan prestasi dan dedikasi siswa, sehingga diharapkan hal serupa juga ada pada sekolah lain.

Disampaikannya,  suksesnya suatu pendidikan bukan hanya terletak pada tangan pemerintah saja, dalam hal ini guru, tetapi juga terletak tanggungjawab pada orangtua dan masyarakat. Dengan bersinerginya peran masing-masing komponen, maka kreativitas siswa dapat dikembangkan.

"Saya bangga melihat keakraban yang terjalin antara kompenen penyelenggara pendidikan disekolah ini, yaitu majelis guru, komite dan masyarakat tempatan,  sehingga kedepan saya berharap hal ini untuk dapat dikembangkan dilanjutkan,” ungkapnya dengan tegasnya.

Acara perpisahan yang menampilkan berbagai hiburan tersebut diakhiri dengan bersalaman antara siswa, wali murid dan majelis guru. Beberapa siswa dan guru terlihat berpelukan dan menahan isak tangis pada siang  itu.(Rgc-Nv)