Afrizal DS: Wajib Belajar 9 Tahun Perlu Dipahami Lagi
Pekanbaru,(Global)
Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Aprizal DS kepada wartawan baru ini menyampaikan program wajib belajar 9 tahun di Kota Pekanbaru, patut dipertanyakan, pasalnya kondisi dilapangan saat ini dikatakan Politisi dari PPP, wali murid dipaksa untuk menyekolahkan anaknya minimal sampai SMP, sementara mereka kesulitan terhadap nilai si anak dan harus memasukkan anak kesekolah swasta dengan biaya cukup besar.
"Masih saja faktor kemiskinan berpengaruh terhadap Program Wajib Belajar 9 tahun yang diwacanakan oleh pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa. Kemiskinan itu mengakibatkan wali murid susah untuk menyekolahkan anaknya, disamping itu perhatian dari sekolah negeri sendiri yang ada dilingkunga atau tempatan perlu lagi dipertanyakan karena masih minim perhatiannya terhadap siswa kurang mampu.
Menurut Afrtizal dari semua faktor seperti ekonomi, jalan satu-satunya yang harus ditempuh untuk menyukseskan wajib belajar, wali murid harus memasukkan anak mereka kesekolah swasta, sedangkan biaya untuk sekolah swasta sangat tinggi dibandingkan negeri, maka wali murid terpaksa dapat berpangku tangan melihat anaknya tidak sekolah karena keterbatasan biaya yang dimiliki. "Ini yang saya maksut perlu menjadi catatan bagi pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan sosial itu,"kata Afrizal.
Dikatakan lebih jauh pemerintah harus sudah dapat memberikan peluang yang cukup besar kepada siswa kurang mampu, untuk tetap bersekolah di sekolah negeri jika memang program wajib belajar 9 tahun mau dijalankan, kalau tidak maka program ini tidak akan terlaksana sebagaimana yang diharapkan. Maka dari itu yang paling penting pengawasan terhadap sekolah karena sekolah dinilai hanya mencari pencitraan saja bagi lingkungan mereka masing-masing.(Rgc-bi)
No comments:
Post a Comment