Arrow

MENUJU RIAU 1//////////////////////////////

MENUJU RIAU 1//////////////////////////////


Kesaksian Kedua Kalinya, Gubri Rusli Zainal

Posted by Unknown ~ on ~ 0 comments



Kasus Suap PON

Pekanbaru,(Global)
Untuk yang kedua kali sebagai saksi, Gubernur Riau HM Rusli Zainal dimintai keterangannya dalam kasus suap PON XVIII di Pengadilan Tipikor, Pekanbaru,Jumat (10/08) siang.

Kehadiran orang nomor satu di Provinsi Riau itu, untuk saksi terdakwa Eka Darma Putra dan terdakwa Rahmat Syaputra kontraktor PT Pembangunan Perumahan.

Dalam sidang kali ini, Gubri hadir tepat jam 17. 23 WIB, dengan pakaian kemeja abu-abu berlogokan "Sukseskan PON Riau". Dengan tenang, Rusli Zainal menjawab pertanyaan hakim maupun jaksa terkait dua keterangan dua orang terdakwa tersebut. Rusli Zainal diambil keterangannya hingga Pukul 18.00 Wib, menjelang berbuka puasa.

Dalam persidangan itu, Majelis Hakim yang diketua Krosbin Lumban Gaol.SH yang didampingi dua hakim anggota, tetap mempertanyakan seputar tentang suap revisi Perda No 6 tahun 2010, terutama kesaksian terdakwa Lukman Abbas mantan Kadispora Riau terkait uang lelah senilai Rp 1,8 miliar. Semua keterangan yang diberikan para terdakwa tetap dibantah Gubri.

Pada saat itu majelis hakim juga sempat menanyakan, apakah benar kalau Pemprov Riau pernah mengajukan proposal permintaan dana ke Pemerintah Pusat senilai Rp 290 miliar untuk PON, dan itu tidak dibantah oleh Gubri.

"Kementerian mana proposal itu, saudara saksi ajukan dan kapan," tanya hakim.Kepada kementerian Pemuda dan Olahraga, dan diajukan awal tahun 2012 yang mulia" jawab Gubri dengan tenang.Meskipun, lanjut Rusli, dana tersebut sampai saat ini belum bisa dicairkan.

Pada kesempatan itu juga majelis hakim juga sempat menayakan dengan kondisi seperti ini kesiapan Riau sebagai tuan rumah PON dengan melihat waktu efektif kerja kurang lebi 21 hari menjelang pelaksanaan PON, apakah mungkin PON itu bisa dilaksanakan.

Kepada Majelis Hakim, Rusli Zainal menjawab, saya juga merasa risau, makanya senin depan kami akan melaporkan kepada Presiden RI yang mulia, tegasnya.(Rgc)


Related Posts

No comments: