Arrow

MENUJU RIAU 1//////////////////////////////

MENUJU RIAU 1//////////////////////////////


You are browsing with label: Showing posts with label Puasa. Show all posts
Teks Foto : Bupati Siak dan Wakil Bupati Siak dalam kegiatan  memasak dalam suatu acara.(Dok In)




Teks Foto : Bupati Siak Drs Syamsuar sedang memilih bumbu untuk memasak dalam suatau kegiatan.( Dok In) 





Teks Foto : Bupati Siak Drs Syamsuar didampingi Wakil Bupati Siak Alfedri menyaksikan Peresmian  Polsek Bunga Raya yang dilaksanakan oleh Kapolres Siak.(Dok In)




Teks Foto : Sebelumnya, Kapolres Siak meneken surat serah terima bangunan Polsek Bungaraya yang disaksikan Petinggi Pemkab Kabupaten Siak (Dok In)




Teks Foto : Bupati Siak Drs Syamsuar disaksikan Wakil Bupati Siak Alfedri dan pejabat lainnya menyerahkan bantuan kepada petani berpretasi.(Dok In)



Teks Foto : Bupati Siak dan para pejabat Siak melaksanakan Panen Raya Pada Musim Tanam 2012 yang dilangsungkan di Desa Bungaraya.(Dok.In)


Teks Foto : Bupati Pelalawan HM Harris didampingi Wakil Bupati Pelalawan Drs Marwan Ibrahim beserta Kapolres Pelalawan dan masyarakat Pelalawan bertakbir menjelang pelaksanaan Sholat Idul Adha 1433 H.
Teks Foto : Kabag Humas Pemkab Pelalawan menyambut rombongan Bupati Pelalawan HM Haris dan Wakil Bupati Pelalawan Drs Marwan Ibrahim yang mengikuti Pelaksanaan Idul Adha dilapangan.
Teks Foto : Ibu Bupati Pelalawan dan Ibu Wakil Bupati Pelalawan disalami protokoler bidang humas seusai sholat Idul Adha 1433 H.
Teks Foto : Bupati dan Wabup Bupati Pelalawan tengah berdoa usai melaksanakan Sholat Idul Adha.
Teks Foto : Bupati Pelalawan bersama masyarakat khusuk mendengarkan Khotbah yang disampaikan Ustad.
Teks Foto : Bupati Pelalawan HM Haris menyambut salam dari masyarakat seusai melaksanakan Sholat Idul Adha.
Teks Foto : Ibu HM Haris bersama masyarakat seusai Pelaksanaan Sholat Idul Adha.

Oleh : Dista Kurniawan

Setiap tahun saat hari raya Idul Fitri datang ada tradisi yang tidak dapat dipisahkan dengan masyarakat Indonesia, tradisi tersebut adalah tradisi mudik. Masyarakat Indonesia berbondong-bondong pulang ke kampung halaman demi bertemu keluarga yang sudah lama tidak dijumpainya.

Jarak yang terkadang tidak dekat bukan lagi sebuah halangan bagi para pemudik untuk merayakan lebaran bersama keluarga. Hal ini dikarenakan masyarakat sudah memiliki banyak alternatif yang bisa digunakan dalam memilih transportasi yang akan digunakannya. Sarana transportasi masal seperti, kapal, pesawat, kereta, bis maupun transportasi pribadi semacam mobil dan sepeda motor bisa dipilih masyarakat semasa mudik.

Tetapi, dari sekian banyak pilihan transportasi tersebut. Para pemudik pada umumnya lebih cenderung memilih sarana transportasi pribadi seperti, mobil dan sepeda motor. Hal ini dikarenakan masyarakat menganggap sarana transportasi masal yang ada masih jauh dari kenyamanan seperti sopir bis yang ugal-ugalan, jadwal kereta dan pesawat yang terkadang tidak tepat maupun standart keamanan penumpang yang minim pada jasa transportasi kapal.

Dari berbagai macam keluhan dan problema yang dihadapi transportasi masal tersebut. Solusi yang tepat hendaknya pengelolah jasa transportasi harus bersikap lebih profesional baik dalam menepati jadwal yang ada maupun lebih selektif dalam memilih sopir. Selain itu keselamatan penumpang juga harus menjadi prioritas utama. Selama ini pengelolah transpotasi seperti bis lebih mengutamakan keuntungan saja yang lantas mengabaikan kondisi kendaraan yang tentunya berakibat membahayakan keselamatan penumpang.

Di sisi lain Pemerintah melalui Kementrian Perhubungan juga harus menyiapkan segala persiapan selama musim mudik berlangsung. Kondisi jalan yang belum layak untuk dilalui selama mudik harus segera diperbaiki. Hal ini dikarenakan jalan yang berlubang biasanya menjadi pemicu kecelakaan.

Selain itu menjelang lebaran tiba Dinas Perhubungan (Dishub) harus lebih intens melakukan sidak mengenai segala persiapan transportasi masal yang digunakan selama musim mudik. Apabila ada pengelolah transportasi yang sengaja maupun lalai dalam melindungi keselamatan penumpang haruslah segera ditindak secara tegas. Hal ini dimaksudkan agar memberi efek jerah pada pengelolah transportasi yang nantinya mereka lebih memperhatikan keselamatan penumpangnya.

Kemudian hal yang tidak kalah penting yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah menyediakan transportasi penghubung. Transportasi penghubung ini dimaksudkan agar pemudik setelah turun dari bandara, stasiu maupun terminal langsung tersedia transportasi lain yang bisa menghubungkan mereka ke tempat tujuan.

Apabila semua keluhan masyarakat mengenai transportasi masal tersebut diperhatikan dengan sungguh-sunguh dan kemudian melakukan semua solusi yang ada. Maka masyarakat akan lebih cenderung menggunakan jasa transportasi masal selama perjalanan mudik.

Masyarakat akan lebih merasa nyaman dan tidak perlu lagi khawatir dengan keselamatannya. Selain itu beralihnya masyarakat dalam menggunakan transportasi masal juga bermanfaat untuk mengurangi angka kecelakaan yang setiap tahunya meningkat. Hal ini dikarenakan kecelakaan yang terjadi selama masa musim mudik sering terjadi dikarenakan lalainya para pemudik yang menggunakan transporasi pribadi. Satu manfaat yang tidak kalah penting apabila beralih ke transportasi masal adalah dapat mengurangi kemacetan yang ada. Jadi, masyarakat akan lebih cepat sampai tujuan karena berkurangnya volume kendaraan pribadi.

*Dista Kurniawan (Mahasiswa Studi Politik Islam di IAIN Sunan Ampel) (dikutip dari situs www.kabarindonesia.com)

Tek Foto: Anak Bupati Pelalawan Adi Sukemi yang juga anggota DPR RI itu menyerahkan bantuan kepada petugas Poskotis Lebaran.


Petasan Semarakan Pawai Takbiran di Pelalawan

Pangkalan Kerinci,(Global)
Pawai Takbir di Kabupaten Pelalawan, yang dilaksanakan pada Sabtu (18/08) kemarin yang ditempatkan di jalan Maha raja Indra,depan Mesjid Raya Pangkalan Kerinci berjalan dengan khidmat.

Kegiatan pawai takbiran kali ini berbeda jauh dengan tahun kemarin.Dimana selain disemarakkan dengan suara petasan, Bupati Pelalawan tidak lagi ikut bersama masyarakat berkeliling kota tetapi orang nomor satu di Pelalawan itu melakukan peninjauan Poskotis dan menyerahkan bantuan kepada petugas Poskotis Lebaran.

Salah satu warga Pangkalan Kerinci bernama Syahrun kepada www.riau-global.com mengatakan, pawai takbir pada tahun ini memang terlihat semarak selain ramainya peserta juga diramaikan dengan suara petasan. Namun kita sangat menyayangkan ketidak hadirannya Bupati Pelalawan pada peggelaran Pawai Takbiran ini tetapi melakukan peninjauan Poskotis Km 55 dan depan Ramayana,sesal Syahrun.

Diakui, Pelalawan kini jauh dari perubahan bahkan sampai kepada Pawai takbir juga ikut dirubah , disatu sisi menyangkut kamtibmas itu juga perlu dijaga namun yang disayangkan pada Hari kemenangan bagi umat Muslim ini Bupati tidak lagi berjalan bersama masyarakat.

Sementara itu Bupati Pelalawan HM Haris ketika dikomfirmasikan masalah itu mengatakan, kegiatan Pawai Takbir ini kita lakukan setiap tahun, terkait dengan pelaksanaannya kita serahkan kepada PHBI. Selain itu adanya perbedaan yang muncul saat ini mari kita ambil Hikmahnya karena dalam kehidupan bernegara semuanya kita butuhkan ekonomi,keamanan dll, peninjauan ke Poskotis itu menunjukkan bahwa kita pemerintah merasa peduli dengan masyarakat yang hendak mudik,jelas Bupati Pelalawan.

Jadi dalam hal ini, mari kita ambil positifnya dan kita buang negatifnya, tutur HM.Haris mengakhiri.(ishar.D)




Pertanyaan:

Bagaimana hukumnya mandi junub setelah habis imsak pada bulan puasa?

Miftah R di Lamongan

Jawaban:

Seorang suami/istri yang ber-jima’ pada malam bulan Ramadhan dan menunda mandi janabah-nya sampai masuk waktu fajar/subuh, yang demikian tidak apa-apa. Karena, sesungguhnya Rasulallah pernah ber-jima’ dengan istrinya pada malam hari dan masih dalam keadaan junub di waktu subuh. Setelah itu, Rasulallah baru mandi janabah dan menjalankan puasa.

Demikian juga wanita yang haid dan nifas. Apabila keduanya suci/bersih pada waktu malam (setelah habis waktu shalat isya’), keduanya boleh menunda mandi janabah sampai waktu subuh kemudian berpuasa. Namun, keduanya tidak boleh menunda mandi janabah atau shalat sampai terbitnya matahari.
Wajib baginya bersegera mandi janabah setelah masuk waktu subuh dan menjalankan shalat tepat pada waktunya. (Syaikh bin Baaz)

DR H Setiawan Budi Utomo

Anda dapat berkonsultasi seputar Ramadhan kepada DR H Setiawan Budi Utomo di sini. Anda juga dapat membaca pertanyaan dan jawaban yang telah ditayangkan di liputan khusus Ramadhan 2012.


Pangkalan Kerinci,(Global)
Untuk menunjukan bukti kebersamaan antara sesama apalagi pada bulan suci ramadhan 1433 H, DPD Partai Golkar Pelalawan menggelar buka bersama,Kemarin.

Hadir pada acara buka bersama itu, Bupati Pelalawan yang juga Ketua DPD Partai Golkar Pelalawan HM Haris dan pengurus DPD Partai Golkar Pelalawan, simpatisan dan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPD Pelalawan HM Haris menyampaikan, kepada pihak-pihak yang terkait terutama para kader Golkar Pelalawan untuk bisa melaksanakan program-program yang menyentuh hati masyarakat. Terkait dengan pelaksanaan proyek,diakuinya bahwa banyak kader Partai Golkar yang menggeluti bidang kontraktor untuk bekerja dengan baik jangan asal-asalan,tegas HM Haris.Mmaka dari itu, mulai sekarang marilah kita saling menjaga,katanya lagi.

Sementara Plt Ketua DPRD Pelalawan H Zakri yang ditemui wartawan disela-sela buka bersama mengatakan, buka bersama puasa tahun ini kita laksanakan sederhana saja dan lebih mengarah kepada PK ,PD dan para simpatisan partai Golkar. Selain itu, untuk kemasyarakatan kita lakukan pada saat acara safari Ramadhan,jelasnya lagi.(Rgc-Is)


Pekanbaru,(Global)
Untuk menunjukan kepedulian sesama apalagi pada saat bulan suci Ramadhan 1433 H, Humas DPRD Riau mengadakan buka bersama dengan wartawan dilingkungan DPRD Riau atau dikenal dengan Forum Wartawan Legislatif (FWL), yang dilangsungkan di RM Sri Mersing,Senin (13/08).

Hadir pada cara buka bersama itu, Kabag Humas DPRD Riau Drs Ansari Kadir,dan staf karyawan humas dilingkungan DPRD Riau dan sejumlah wartawan yang tergabung pada FWL yang selalu mangkal dilingkungan DPRD Riau.

Kabag Humas DPRD Riau Drs Ansari Kadir dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan buka bersama ini adalah bentuk kepedulian humas DPRD Riau dengan para wartawan yang ada dilingkungan DPRD Riau.

Meskipun tidak sebanding dengan pelaksanaan buka bersama sebelumnya, tetapi ini sekedar bukti bahwa hubungan kerjasama telah terikat dan hormonis antara wartawan dan staf DPRD Riau bisa berjalan dengan baik,jelas Ansari Kadir.

Sementara perwakilan wartawan yang disampaikan Zulkipli Ali sebagai Ketua FWL menyambut baik pelaksanaan acara buka bersama ini. Kedepannya, hubungan yang selama ini telah terbina bisa lebih ditingkat pada masa-masa mendatang,ujar Zulkipli Ali.(Rgc).