
Pekanbaru,(Global)
Ketua DPC Partai Demokrat Rokan Hulu, Drs Achmad tetap bersikukuh maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau 2013 meski DPP Partai Demokrat telah menjatuhkan pilihan kepada Wakil Gubernur Riau Raja Mambang Mit.
Saat ditemui usai rapat Paripurna istimewa, HUT Riau di DPRD Riau, Kamis (9/8) Bupati Rohul itu masih menyatakan optimis kan mendapat dukungan partainya sendiri. Bahkan, dia kembali menegaskan komitmennya untuk tetap maju dengan perahu Demokrat.
"Kita punya pisau sendiri, mengapa pula harus memakai pisau orang lain," ujarnya.
Bahkan dia mengaku kalau DPP partai Demokrat telah memberikan izin dan restu kepada dirinya untuk memeriahkan bursa pencalonan gubernur Riau untuk 2013 mendatang. Sedangkan, menurutnya, DPP Demokrat belum memberikan dukungan kepada siapapun.
"DPP sudah mengatakn izin. Kader tak pernah dilarang maju. Semakin banyak yang maju, maka semakin baik pengkaderan di dalam partai,"katanya lagi.
Terkait fakta dukungan DPP kepada Mambang Mit, Achmad merasa tidak membelot pada ketentuan partai. katanya, Demokrat punya mekanisme.
"Tidak ada pembelotan dan tidak ada aturan partai yang saya langgar. Di Demokrat,ada mekanisme bahwa siapapun kader boleh menyosialisasikan diri untuk maju. Tidak ada hambatan. Untuk menentukan calon kepala daerah berdasarkan hasil survei. Sekarang sudah dilakukan tiga kali survei oleh DPP dan hasil belum diketahui. Kita tunggu saja," ungkapnya.
Dia juga menegaskan bahwa sudah dapat izin dan restu untuk maju. Sementara dukungan belum.
"tolong bedakan izin dan restu dengan dukungan. Setahu saya, DPP belum ada mengatakan dukungan hingga sekarang. Jadi, jangan diberitakan pula saya mendapat dukungan dari DPP. Sekali lagi hanya izin," tegasnya.
Selain itu, dia telah mengkalim dirinya mendapat dukungan dari sejumlah partai untuk maju di Pilgubri 2013. Semua komunikasi sudah berjalan lancar.
"kita sudah mejalin konsolidasi dengan partai lain. Rata-rata tanggapan partai positif,'terangnya.
Terkait rumor yang beredar bahwa Bupati Rohul, Achmad melarang unsur pemerintahannya menyambut kedatangan rombongan syafari Ramadhan wakil Gubernur Riau, sehingga acara safari ramadan itu batal terlaksana tidak dibenarkan oleh Achmad. dikatakan, kebetulan waktu itu, dia dipanggil ke pusat.
"Tidak ada melarang, waktu itu saya ke Jakarta ada rapat dengan menteri," jawabnya.
Saat ditanya, apakah ada kerenggangan hubungan Achmad dengan DPD, justru dia menjawab tidak ada kerenggangan atau masalah apapaun.
"Semuanya baik-baik saja. Tidak ada masalah dengan DPD," katanya.
Saat dikonfirmasi kepada ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Riau, Raja Mambang Mit, dikatakannya, keinginan Achmad untuk maju hanya sebatas pribadi. Hal itu tidak perlu dijatuhi sanksi disiplin dari partai. Pasalnya, memang untuk maju dalam pilgubri adalah hak semua kader.
"Itukan baru sebatas keinginan. Maka belum perlu ada sanksi disiplin. Biarkan saja masyarakat yang menilai,"pungkasnya.(Rgc-ln)
No comments:
Post a Comment