Arrow

MENUJU RIAU 1//////////////////////////////

MENUJU RIAU 1//////////////////////////////


Dua Pejabat Eselon III di-Non Job Diam-diam

Posted by Unknown ~ on ~ 0 comments

Wabup Suayatno, Belum Dapat Laporan

Bengkalis,(Global)
Dua pejabat eselon IIIB di lingkungan Pemkab Bengkalis dinonaktifikan dari jabatannya alias di-non jobkan. Banyak pihak yang mengetahui hal tersebut bertanya-tanya, ada apa dibalik penonaktifan kedua pejabat tersebut. Dikabarkan penonaktifan, kedua pejabat tersebut berlangsung Rabu (18/7) dan Kamis (19/7) lalu.

Asumsi dan tanggapan dikalangan masyarakat-pun beredar luas. Kedua pejabat yang di-non aktifkan tersebut adalah Syahrudin dari kepala bidang ketenagaan di Dinas Pendidikan Bengkalis, yang baru 3,5 bulan menjadi kepala bidang. Yang kedua adalah Yunizar Utama Bhakti, sebelumnya menjabat Kabid Sosial dan Budaya di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bengkalis.

Prosesi mutasi itu-pun terkesan dilakukan diam-diam. Kedua pejabat yang dinonaktifkan tersebut diganti dua pejabat dari Pemprov Riau, dimana proses mutasinya dilakukan oleh Kepala Dinas/Badan bersangkutan. Syahrudin diganti oleh Purwanto, sedangkan Yunizar digantikan Joko Wahono. Beredar rumor di kalangan masyarakat, kalau penonaktifan keduanya terkait erat dengan proses pelelangan proyek di Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang sedang berlangsung.

“Benar, saya dimutasi atau di-non aktifkan dari jabatan sebelumnya kemarin (Kamis,19/7). Tapi hal itu tidak ada masalah, dan saya siap menerimanya, sesuai dengan amanah selaku pegawai negeri sipil (PNS),”ucap Yunizar Utama Bhakti singkat, saat dikonfirmasi via seluler, Jumat (20/7) petang.

Yunizar sendiri adalah anggota ULP, yang merupakan sekretaris di kelompok kerja (Pokja) IV. Sementara itu Syahrudin di ULP juga memegang peranan penting sebagai ketua Pokja II. Isu yang beredar menyebutkan kalau keduanya di-non job terkait dengan “tekanan” dalam proses pelelangan yang dilaksanakan dikedua pokja yang dipimpin keduanya.Meski ada spekulasi lain menyebutkan bahwa kedua di-non job karena permasalahan lain, diluar ULP.

Wakil Bupati Bengkalis H.Suayatno yang ditanyakan soal penonaktifan kedua pejabat eselon tersebut, disela-sela pembukaan Pasar Ramadhan, Sabtu (21/7) petang mengaku belum mendapat laporan soal tersebut. Meskipun wabup sudah mengetahui adanya mutasi yang terkesan diam-diam tersebut, namun ia enggan berkomentar lebih jauh.

“Sampai hari ini saya belum mendapat laporan soal adanya mutasi yang disampaikan kawan-kawan wartawan kepada saya sekarang ini,”jawab H. Suayatno singkat.

Sementara itu, M.Fachrorozi alias Agam, Sekretaris KNPI Kabupaten Bengkalis mengutarakan, kebiasaan bongkar pasang pejabat yang dilakukan pemerintahan sekarang ini merupakan sesuatu yang tidak wajar. Seharusnya sebelum menempatkan seseorang di jabatan vital, alangkah baiknya dilakukan terlebih dahulu fit and proer test,jangan asal comot pejabat.

Diutarakan Agam, sejak dua tahun pemerintahan baru ini pelaksanaan mutasi yang sering terjadi, umumnya diwarnai berbagai keganjilan-keganjilan. Tidak hanya itu, ia mensinyalir ada kepentingan diluar pemerintahan yang ikut bermain dalam proses mutasi maupun pelaksanaan lelang proyek di ULP.(Rgc-di)


Related Posts

No comments: