Tak Pakai Baju Melayu, Dilarang Masuk Kedalam Acara
Pangkalan Kerinci,(Global)
Bupati Pelalawan HM Haris dan Wakil Bupati Pelalawan Drs Marwan Ibrahim ,dikukuhkan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Pelalawan sebagai Datuk Setia Amanah, dalam acara pengukuhan yang dilaksanakan ,Rabu (11/07) lalu, ditempat Gedung Daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja Kabupaten Pelalawan.
Ada kejadian yang sangat disayangkan terjadi, dimana panitia yang telah dibentuk menekankan bagi para kuli tinta yang akan meliput acara tersebut jika tidak berpakaian melayu tidak diperbolehkan masuk didalam acara pelantikan tersebut.
Hal itu menimpa kepada salah seorang wartawan media cetak asal Jakarta, yang tidak mau namanya disebutkan mengalami kejadian tersebut. Kepada www.riau-global.com wartawan tersebut mengungkapkan kekesalannya, panitia sangatlah keterlaluan padahal niat kita tulus untuk mempublikasikan pengukuhan Datuk Setia Amanah yang diterima oleh Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan. Tapi kenyataannya kita tidak diperkenakan masuk oleh panitia hanya tidak memakai baju melayu,sesal wartawan
Tetapi apa boleh buat, kita jauh-jauh datang dari Jakarta untuk meliput keyataannya sesampainya disini, dilarang masuk karena tidak memakai baju,ulang wartawan itu lagi.
Ketua LAMR Pelalawan T. Edy Sabli ketika dikomfirmasikan menyangkut persoalan ini melalui hpnya menyampaikan, undangan memang kita tekankan untuk memakai pakaian melayu dan menyangkut rekan-rekan wartawan biasanya menyesuaikan saja dengan acara yang dilaksanakan.
Ketika dikomfirmasikan juga hal itu kepada Bupati Pelalawan H M Haris melalui hpnya, hidup namun sayang tidak diangkat, bahkan ketika dilayangkan sms mengenai hal itu juga tidak ada balasan.(Ishar)
No comments:
Post a Comment