
Ditaja Sub PB PON Bengkalis, Kedepankan Green PON dan Modern PON
Bengkalis,(Global)
Untuk mengoptimalisasi ilmu teknologi akan diterapkan juga nantinya disepanjang pelaksanaan PON XVIII Riau 2012 yang dilangsungkan pada September mendatang. Pemkab Bengkalis nantinya mengkedepankan Green PON dan Modern PON dengan diseluruh tempat pertandingan. Konsep Green PON, nantinya lebih menitik beratkan terciptanya lingkungan sehat, nyaman dan asri.
Melalui konsep tersebut, Pemkab Bengkalis, Kamis (9/8) kemarin menggelar Seminar Iptek PON XVIII RIAU 2012. Seminar sehari dilaksanakan digedung Diklat Bengkalis, Jalan Kelapati Darat, dimulai sekitar pukul 15.30 WIB, dan diikuti sekitar kurang lebih 150 peserta.
Kegiatan itu juga dibuka oleh Asisten II Setdakab Bengkalis H. Ariyanto, MP bertindak mewakili Bupati Bengkalis, dalam sambutan Bupati yang dibacakan H. Ariyanto, Pemkab Bengkalis sangat menyambut baik penyelenggaraan seminar Iptek PON XVIII Riau 2012.
Melalui seminar yang dilaksanakan, diharapkan mendapat nilai positif, dan salah satu upaya untuk mensosialisasikan dan menyemarakkan PON Riau nantinya.
Tak tanggung-tanggung dari seminar Iptek tersebut, beberapa narasumber dari Akademisi dan Fakultas ternama di Riau hadir memberikan wejangan, diantaranya Prof. DR. Ir. Irwan Effendi MSc.
Bupati mengutarakan, keberadaan ilmu dan teknologi mempunyai peran strategis bagi tuan rumah penyelenggaran PON XVII Riau 2012. Karena melalui pemanfaatan teknologi dengan baik, tentunya akan memberikan dampak positif dalam menyukseskan perhelatan berskala nasional ini.
Disamping itu, penggunaan teknologi disetiap cabang olahraga yang dipertandingkan, diakui mampu meningkatkan performa atlet. Mulai teknologi penunjuk waktu hingga kamera, photo cells hingga 3d replay, semuanya akan dipakai di acara PON XVIII Riau mendatang. Sehingga semua pertandingan dan event bisa berjalan lancar dan bisa dinikmati langsung di layar televisi oleh masyarakat.
“Alhamdulillah, pada perhelatan PON Riau ini, Kabupaten Bengkalis dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan tiga cabang olahraga, yakni volley pantai, tarung derajat dan layar. Sebagai tuan rumah, tentunya daerah tidak akan terlepas dengan pemanfaatan teknologi, terutama dalam hal berkoordinasi dan menyampaikan informasi tentang pelaksanaan jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan publikasi ke media massa dan elektronik,”kata H. Ariyanto.
Terkait pemanfaatan Iptek PON Riau, khusus bagi atlit juga sangat penting, misalnya mengenai waktu hasil pertandingan. Selain itu juga terkait dengan jadwal skedul pertandingan yang akan dilangsungkan.
“Pernakah kita bertanya bagaimana menentukan pemenang dalam olahraga seperti renang, tentu saja tidak bisa mengandalkan kamera untuk menangkap pergerakan atlet karena cipratan air akan sangat mengganggu fungsi kamera, pada dasarnya teknologi sudah menjadi bagian dari olahraga. seorang atlet tampil perkasa di ajang dunia, tak hanya karena dia memiliki kemampuan, juga karena ditunjang dengan faktor yang lain, seperti teknologi, dan mengetahui kekuatan lawan,”paparnya.
Ia juga mengupas sedikit masalah kompetisi olahraga modern layaknya seperti medan perang. Disamping itu banyak temuan penelitian yang dimanfaatkan dalam bidang olahraga, misalnya mengenai pengaruh suatu perlakukan terhadap peningkatan prestasi olahraga.
Sesuai arahan Gubernur Riau, sambungnya. Seminar ini juga untuk mensosialisasikan Green PON dan Modern PON diseluruh tempat pertandingan. Konsep Green PON bukan hanya pada penanaman pohon saja. Namun diharapkan lebih kepada menciptakan lingkungan sehat, nyaman, dan asri.
“Kita upayakan selama pelaksanaan PON tercipta Modernisasi pelaksanaan yang menyangkut venus, administrasi pelayanan dengan menggunakan teknologi informasi. Modernisasi penyelenggaraan PON diharapkan untuk membudayakan perilaku hidup tertib dan menjaga kebersihan serta keamanan,”pungkasnya sembari membuka secara resmi seminar Iptek PON.(Rgc-di)
No comments:
Post a Comment